tugas Alya
mari literasi sedikit
👤 Siapa Sayuti Melik
-Nama lengkapnya adalah Mohamad Ibnu Sayuti, lebih dikenal sebagai Sayuti Melik.
-Ia lahir di Sleman, Yogyakarta pada 25 November 1908 (beberapa sumber menulis 22 November 1908).
-Ia wafat pada 27 Februari 1989 di Jakarta.
✍️ Peran dalam Kemerdekaan Indonesia
-Sayuti Melik dikenal sebagai pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia — dokumen yang dibacakan pada 17 Agustus 1945.
-Dia tidak hanya mengetik; dia ikut memastikan bahwa teks proklamasi benar-benar mewakili bangsa Indonesia. Misalnya, dia mengusulkan perubahan frasa “wakil-wakil bangsa” menjadi “Atas Nama Bangsa Indonesia”.
-Karena posisi dan aktivitasnya, ia termasuk anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dan bagian dari kelompok pemuda (termasuk dalam peristiwa penculikan Soekarno dan Mohammad Hatta ke Rengasdengklok) sebelum proklamasi.
📚 Aktivisme, Jurnalistik, & Perlawanan Kolonial
-Sejak muda, Sayuti sudah aktif sebagai wartawan dan penulis kritik terhadap pemerintahan kolonial Belanda.
-Karena aktivitas politik dan kepenulisannya, ia pernah beberapa kali ditangkap dan dibuang ke tempat pengasingan seperti Boven Digoel.
-Ia menikah dengan S. K. Trimurti — seorang tokoh perempuan, wartawan, dan aktivis kemerdekaan.
🎖️ Kehidupan Setelah Kemerdekaan & Penghargaan
-Pasca kemerdekaan, Sayuti Melik aktif secara politik — menjadi anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), kemudian anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mewakili Angkatan ’45.
-Untuk jasanya, ia dianugerahi tanda kehormatan: antara lain Bintang Mahaputra Adipradana (II) oleh pemerintahan selanjutnya.